Novena Hari - 7 (Manual ArchConfraternity)

HARI KETUJUH

WAJAH KUDUS DI JALAN MENUJU KALVARI

(L)ektor/(I)mam: Marilah mengucapkan

(U)mat: Tuhan, aku ingin mencari Wajah-Mu; janganlah Engkau menjauhkan aku dari-Mu karena dosa-dosaku; janganlah Engkau menjauhkan Roh Kudus-Mu dariku.

U: Biarlah cahaya Wajah-Mu bersinar atasku; ajarlah aku jalan perintah-Mu.

L/I: Lihatlah Yesus naik ke gunung pengorbanan-Nya, memikul beban Salib-Nya. Setelah kejatuhan yang menyakitkan dan memalukan yang dialami-Nya, Wajah-Nya yang mulia ternoda oleh debu, keringat, dan darah.

L/I: Pemandangan itu membangkitkan penghinaan dari kerumunan dan ejekan dari para algojo.

L/I: I. Penebusan yang dipersembahkan kepada Wajah Kudus. 
U: Dalam keadaan terlantar dan tercela ini, Sang Juru Selamat, tiba-tiba, menerima tanda pengabdian dan kelembutan yang mengkompensasi dan menghibur-Nya. Seorang wanita pemberani, Veronica, tersentuh oleh belas kasihan. Hanya mendengarkan iman dan kasihnya, ia menerobos kerumunan, menyingkirkan para algojo, dan, dipenuhi dengan rasa hormat dan emosi, mendekati Yesus. Kemudian ia mengambil kerudung putih lembut dari linen Mesir halus yang menutupi kepalanya; ia membentangkannya dan dengan lembut mengaplikasikannya pada Wajah Manusia-Allah yang berdarah dan terluka! Ia menyekanya dan mengangkatnya; itu adalah pelayanan nyata yang ia berikan kepada-Nya, dan yang untuk sesaat meringankan penderitaan-Nya dan menghidupkan-Nya kembali. Sebagai balasannya, Yesus segera meninggalkan jejak Wajah Kudus-Nya pada kain linen yang telah digunakan wanita itu untuk melakukan tindakan heroik ini.

L/I: II. Veronica, teladan kita. Beri selamat kepada Veronica; pandanglah dia 
U: sebagai teladan yang patut dikagumi, belajarlah dari wanita yang murah hati itu untuk menebus penderitaan Wajah Allahmu. Kefasikan memperbarui, di zaman kita ini, penghinaan yang Dia alami di Kalvari. Wajah Kudus-Nya terutama dihina dan diludahi oleh semua penghujatan mengerikan yang dimuntahkan neraka terhadap keilahian-Nya. Sang Juruselamat mengeluh; Dia seolah berkata kepada mereka yang mengenal-Nya dan yang mengasihi-Nya: “Aku telah mencari penghibur di sekelilingku, dan aku tidak menemukan seorang pun.” Biarlah hatimu menjawab: “Lihatlah aku, Tuhan; aku milik-Mu, siap melakukan kehendak-Mu yang baik. Haruskah aku menentang imanku, penyembahanku, teladanku terhadap kebencian dan kefasikan yang menghina? Aku siap.”



L/I: III. Inspirasi yang baik untuk diikuti. 
U: - Ya Tuhan, Engkau telah berfirman dalam Injil-Mu: “Siapa pun yang memuliakan Aku di hadapan manusia, Aku akan memuliakannya juga di hadapan Bapa-Ku yang di surga.” Saat ini, sekte-sekte yang sesat dan penuh penistaan menodai Wajah-Mu yang mulia; aku ingin memuliakannya melalui penebusan dosaku, melalui pujianku, melalui seluruh semangat cintaku. Hidupkanlah aku dengan roh yang diilhami Veronica ketika naik ke Kalvari. Apa artinya bagiku cemoohan dunia dan amarah neraka? Aku akan mendengarkan suara Gereja, aku akan mengikuti ilham hatiku, aku akan pergi kepada-Mu, oh Wajah Juruselamatku yang manis; aku akan menghapus air mata yang membanjirinya; Aku akan menenangkan luka-luka yang membuatnya menderita, Aku akan menghapus noda-noda memalukan yang telah dinodai oleh orang-orang jahat. Pada gilirannya, ilhami aku dengan pancaran rahmat-Mu, dan ukirlah dalam hatiku jejak surgawi kebajikan-Mu.

L/I: Perbuatan amal. Cintai Wajah Kudus dan berbelas kasihanlah atas penghinaan yang dideritanya; cintailah saudara-saudaramu yang tersesat, dan berdoalah kepada Allah agar mengampuni dan mempertobatkan mereka.

L/I: Kebajikan yang harus dipraktikkan. Biarlah semangat silih membakar hatimu; praktikkanlah melalui komuni, doa-doamu, kata-katamu, teladanmu, dan semua cara yang seharusnya menginspirasimu saat melihat kejahatan yang dilakukan.

L/I: Karangan bunga rohani. “Aku menginginkan Veronica,” kata Tuhan kita kepada Suster Maria dari Santo Petrus. – “Anakku, ambillah Wajah-Ku sebagai koin berharga untuk membayar kepada Bapa-Ku hutang keadilan-Nya.”

L/I: Marilah berseru
U: Aku telah memanggil Wajah-Mu dengan segenap hatiku; kasihanilah aku sesuai dengan janji-Mu. Biarlah cahaya Wajah-Mu bersinar atasku. Selamatkanlah aku dalam belas kasih-Mu; Tuhan, aku tidak akan dipermalukan karena aku telah memanggil-Mu.

L/I: Marilah berdoa
U: Ya Allah Yang Mahakuasa dan Maha Pengasih, kami memohon kepada-Mu, agar dengan menghormati Wajah Kristus-Mu, yang ternoda dalam Sengsara-Nya karena dosa-dosa kami, kami layak untuk merenungkannya selamanya dalam kemuliaan Surga. Melalui Yesus Kristus yang sama. Amin.

Dilanjutkan dengan doa Devosi Wajah Kudus Yesus dan Kaplet 

No comments:

Post a Comment